1. Tidak disiplin
Anda tidak disiplin dengan trading anda baik itu dari permodalan, maupun tekhnikal, selalu berganti-ganti indikator, berganti-ganti gaya bertrading. Yang perlu ditekankan bahwa Anda tidak akan pernah menemukan indikator maupun EA yang akan membuat anda profit terus menerus, tapi anda akan menemukan indikator paling mudah untuk dimengerti dan sesuai style yang menghasilkan lebih banyak profit dari pada lost..
2. Terlalu yakin
Saat anda membuka sebuah posisi dan anda terbius oleh indikator dan runing chart yang mengarah pada suatu trend sehingga anda mengabaikan SL dan yang terjadi anda floating karena harga berbalik arah setelah itu anda ragu akan ditutup dengan keadaan lose atau menunggu arah kembali.
3. Membohongi diri
Account anda mulai menderita setelah lost terus menerus tapi anda menganggap bahwa ini karena keadaan pasar yang tidak menentu bukan karena ada yang salah dengan gaya bertrading anda. Anda tidak mau mengakuinya karena anda merasa sudah banyak yang anda pelajari dan sudah bertrading lama
anda merasa sudah expert terutama didepan treder lain.
4. Tidak Bertanggung Jawab
order anda asal-asalan, tidak tau kenapa open pada posisi itu, dan kenapa exit, dan kenapa harus menunggu , dll. Anda order tidak berdasarkan analisa yang baik bukan berdasarkan data-data yang sudah ada cuma kira-kira.
5. Tidak Mengenali diri sendiri
Sampai detik ini pun anda belum memposisikan sebagai treder jenis apa anda? scalper, dayly, atau swinger.
